Jumat, 19 Desember 2008

Kemarahan Presiden Iraq Kepada Wartawan


Peristiwa pelemparan sepatu oleh wartawan kepada Presiden Bush menuai kontroversi. Di Iraq sendiri, warga mengaku senang karena orang nomor 1 yang sudah lengser dari Gedung Putih ini dituding sebagai biangkerok kekacauan di Iraq.

Tetapi Presiden Iraq dalam konferensi pers mengaku marah dengan tindakan tersebut. Kepada wartawan dia mengatakan:

Presiden : "Saya sangat kecewa dengan ulah wartawan kita yang sembrono tadi. Saya meminta kepada aparat supaya ditindak tegas."

Wartawan : "Bukankah rekan saya tadi mewakili kekecewaan rakyat Iraq atas perbuatan Bush selama ini...?"

Presiden : "Itu tindakan bodoh dan hanya memalukan bangsa kita...."

Wartawan : "Bukankah itu suatu keberanian melempar sepatu kepada presiden Amerika?"

Presiden : "Soal keberaniannya memang saya suka, tapi sudah melempar 2 x masih meleset itu yang membuat saya marah...."

Wartawan : ......????

Mencari yang Lebih Baik

Suatu sore saat duduk-duduk di halaman rumah Sumadi dihampiri oleh Joko dan berbincang-bincang.

Joko :"Jadi kamu berhenti minum-minum karena permintaan pacarmu?"

Sumadi :"Ya."

Joko :"Dan kamu juga berhenti merokok karena permintaan pacarmu?"

Sumadi :"Betul."

Joko :"Dan sekarang kamu berhenti ke disco, main karaoke dan kebut-kebutan juga karena pacarmu?"

Sumadi :"Betul sekali."

Joko :"Tapi mengapa kamu sekarang malah memutuskan hubungan dengan dia dan tidak menikahinya?"

Sumadi :"Nah... setelah aku sekarang jadi orang baik, baru aku sadar bahwa aku bisa mendapat istri yang lebih baik dari dia."

Perempuan yang Tersinggung

Ganda merasa senang berkeliling-keliling kota Bandung. Sambil menaiki sebuah bis di samping kiri dan kanannya dia memberanikan diri untuk berkenalan dengan cewek sebelah kiri.

Ganda: "Perempuan apakah engkau ito?" (Batak: Boru aha do hamu ito)

Cewek: "Kau pikir aku cewek murahan ya..?"

Ganda: "Bukan, ito..saya mau bertanya marga apa ito?"

Cewek: "Dasar orang kampung!!"

Sampai di rumah Ganda menceritakan pengalamannya kepada tantenya Tiur. Tantenya terbahak-bahak. Ganda...Ganda. Tantenya menasihati Ganda sekali lagi jangan bertanya seperti itu.

Pertama Kali Datang Ke Jakarta

Pertama sekali Ucok datang ke Jakarta, dia coba jalan-jalan mau tahu keadaan Jakarta, Pertama dia pergi ke Terminal Pl.Gadung

Kondektur : "Blok M... blok M.."

Ucok : Naik Bus kota jurusan blok M, selama dalam perjalanan setiap orang mau turun selalu sebut nama halte.

Penumpang lain : "Bang Senopati.. kiri!!", bus berhenti.

Penumpang lain : "Bang Sudirman.. kiri!!", bus berhenti.

Ucok : Wah gimana ya saya mau turun, dengan yakin ucok teriak,

Ucok : "Tahan Sihombing.. kiri!!", bus jalan terus,

Ucok : Teriak lagi, "Bang Tahan Sihombing.. kiri!!", akhirnya semua penumpang bis melihat ke arah ucok.

Ucok : Berdiri menghampiri kondektur, "Bang kau tuli ya saya tadi sudah bicara Tahan Sihombing kiri, kok bis jalan terus."

Ucok : "Tadi penumpang lain tinggal sebut nama, bus berhenti, kamu belum tahu saya ya?"

Kondektur : "Maaf bang yang mereka sebut tadi nama halte bus ,dan di Jakarta namanya Halte Tahan Sihombing tidak ada, makanya jalan terus."

Ucok : "Maaf juga bang lain kali buatkan halte Tahan Sihombing."

Bayar Ongkos Mikrolet Kurang

Seorang Bapak - Bapak Batak naek Metromini dari Kramat Sentiong menuju Manggarai, tidak mendapat tempat duduk, bapak tersebut bergelantungan bersama penumpang lain di dekat pintu depan. Didepan RSU Cikini, si Kondektur mulai sibuk menagih ongkos dari para penumpang sambil menkrincing-krincingkan uang logam yang ada ditangan nya.

Kondektur : Ongkos Pak

Bapak Batak : nih !!! Sambil meyodorkan uang Rp. 1.500.

Kondektur : Kurang Pak, Rp. 500 lagi.

Bapak Batak : Ah diam kau !!! Setengah jalan nya aku naek, Anjing !!!

Kondektur : Wah, Bapak ini gimana sih, udah bayar ongkos kurang malah maki orang lagi ngomongin orang anjing segala !

Bapak Batak : BAH !!! Masih bagus kau kubilang Anjing, Kubilang Taik, dimakan Anjing Kau !!!

Kondektur itu pucat pasi tak berani lagi berkomentar.

Film Box Office dalam Bahasa Batak

Enemy at the gates -- Matte ho, nga ro !
Remember the Titans -- Ingot hamu partompaon i
The Italian Job -- Parbola
Die Hard -- Dang ra mate
Die Hard II -- Tong, dang olo mate
Die Hard III -- Dang marna mate fuang !!
Bad Boys -- Si roa balangs
Sleepless in Seattle -- Markombur di radio, dia boi modom ?
Lost in Space -- Dibondut banua holling
X-Men -- Pantang so bilak
X-Men 2 -- Tong sai pabilak-bilakhon
The Brotherhood of War -- Manat Mardongan-tubu
Paycheck -- Bayar habis panen ma i, bah!
Independence Day -- Agustusan
The Day After Tomorrow -- Haduan
Die Another Day -- Dang jadi mate sadarion
There is Something About Marry -- Si Maria Pargabus
Silence of the Lamb -- Hambing Parhohom
Planet of the Apes -- Huta ni Bodat
Gone in Sixty Second -- Marimpot-impot
Freddy vs Jason -- Peredi VS Jekson
Air Bud -- Panangga (biang)
How To Lose A Girl in 10 Days -- Topar
Lord Of The Ring -- Tulang. (ai tulang do si jalo tintin marangkup )
Deep Impact -- Hansit naii
Million Dollar Baby -- Ai sajuta arga ni Babi saonari?
Blackhawk Down -- Lali lao manangkup manuk
Saving Private Ryan -- (Ai ise si Ryan on? So ditanda batak goar 'rian'. Peredi, Jekson, Mikael, Ultop, ... dll.)
Dumb and Dumber -- Lam Loakon
The Collateral -- Si Padalan Hepeng
Braveheart -- Parate-ate
Payback -- Garar Utangmu
My Greek Big Fat Wedding -- Muli Sikobol-kobol
I Know What You Did Last Summer -- Datu
I Still Know What You Did Last Summer -- Unang gabusi ahu, hutanda do ho Ito
Cold Mountain -- Dolok Sanggul ma i...
Any Given Sunday -- Marminggu Hamu Fuang
Beautiful Mind -- Nipi Nama i
Drunken Master -- Parmitu
The Gift -- Durung-durung
Lion King -- Sisingamangaraja
Mr. & Mrs. Smith -- Smith Dohot Oroan na
Rest In Peace -- Dison Do Maradian (bah, judul film apa pulak lagi ini?)
Run Away Jury -- Martabuni Ho Tulang a
Step Mom -- Inang Panirang-Nirangan
Band of Brother --- Dongan Sabutuha, Dongan Sapargaulan
2 Fast 2 Furious --- Manat-manat di dalan

Si Padang dan Si Batak

Pada suatu hari dua orang sahabat Si Batak dan Si Padang sedang menunggu Bis Metromini di Jakarta yang padat. Sewaktu bis mereka melintas di pasar yang ramai, tiba-tiba si Batak bertanya ke si Padang,

Si Batak : "Hey, anda tahu nggak, bagaimana cara menghitung banyaknya orang Padang di Jakarta ini...?"

Si Padang : "Wah...banyak sekali..saya tidak tahu cara menghitungnya..."

Si Batak : "Gampang... jumlah orang Padang di Jakarta sama dengan jumlah rumah makan Padang di Jakarta dikali 10, he...he...he..."

Si Padang : "Kok dikali 10?"

Si Batak : "Boss satu, koki dua, pelayan tujuh..."

Si Padang : "Ah..bisa aja (kesel...). Kalau begitu sih ambo juga tahu cara menghitung banyaknyo orang Batak di Jakarta."

Si Batak : "Bagaimana...?"

Si Padang : "4 x banyaknya seluruh bis Metromini di Jakarta."

Si Batak : "Kok... dikali 4..???"

Si Padang : "1 orang sopir, 1 orang kenek dan 2 orang copet..."

Si Batak : "?????"

Termometer Pantat

Suatu hari ada seorang wanita cantik sedang sakit dan ingin berobat ke dokter.

Wanita : "Dok..,saya sakit apa yach...? kepala saya pusing,kalau malam badan meriang..

Dok : "Yaudah..,coba naik ke ranjang..,saya periksa..."

Setelah beberapa lama..

Dok : "Saya ukur pakai termometer dulu yah..?"

Wanita : "Ok dok..."

Dok : "Tapi...,termometer buat ketek sama mulut lagi dicuci,sisanya cuma termometer pantat..,gimana..,mau..?"

Wanita : "Boleh deh dok...,daripada gak sembuh..."

Dokter pun menusukkan termometernya....cruttssss...

Wanita : "AAAKKHHHHH...,itu mah bukan lobang pantat dok...!!!"

Dokter : "Sama...,ini juga bukan termometer koq,hehehe..."